Lima hari SArah dirawat di PKU Muhamaddiyah Yogyakarta karena demam berdarah. Lima hari pula kami, bolak-balik rumah ke rumah sakit untuk gantian menjaga dia. Pagi hari hingga sore hari menjadi jatah tugas ibunya, tak ketinggalan Azka adik tercintanya Mbak Sarah ikut juga ke rumah sakit. Giliran malam hingga pagi menjadi tugas Bapaknya untuk menjaga, Alhamdullilah Mbak Sarah tidak begitu rewel dan menyulitkan kami. Praktis yang sulit hanya ketika tiap hari dia harus di ambil darah untuk tes trombosit dsb. Syukurlah sudah 2 mingguan Sarah balik ke rumah.
Karena kecapean, pikiran maupun fisik. Sekarang giliran Mami (begitu anak-anak kami memanggil ibunya) jatuh sakit. Diagnosis dokter Mami kena tipes. Waduh...sesaat kami kebingungan juga. Tipes bukan penyakit ringan, kami khawatir anak-anak akan gak terurus bila harus opname di rumah sakit. Alhamdulillah, Allah SWT memberi petunjuk. Mami gak jadi di opname, hanya rawat jalan. Sebagai bala bantuan, terpaksa kami datangkan Embah dari Jakarta. Ya ... tampaknya sudah menjadi pola keluarga muda, untuk selalu memanggil orang tua. Sekalian juga bisa nengokin cucunya.
No comments:
Post a Comment