8/08/2007

Kenangan Masa Kecil

Mbak Sarah, kami katakan relatif anak yang pemberani. Umur 2,5 tahun dia sudah berani sekolah tanpa kami tungguin. Beda dengan adiknya, Azka, diumur yang sama Azka mesti ditungguin Maminya beberapa hari. Kalau nggak ditungguin, nangis dia.

Kami teringat ketika Sarah main ke tempat pakdenya, lengkapnya Pak De Tono di Sawangan Bogor. Di depan rumah ada kambing yang berkeliaran memakan rumput halaman. Sarah tanpa takut mendekati kambing bahkan menarik-narik tali kekang. Tiada rasa takut terlihat dari raut wajah dia. Yang ada adalah rasa ingin tahu.
Begitulah anak-anak kita. Awalnya mereka tidak takut sama sekali dengan dunia luar. Terkadang justru kitalah yang membuat rasa takut muncul. Kita terlalu sering melarang dengan berbagai dalih, takut cidera, takut luka dsb. Bahkan justru kita menakut-nakuti untuk memudahkan kita mengurus anak. Anak gak mau makan, kita takuti nanti dimakan kucing. Akhirnya muncul persepsi kucing adalah binatang yang suka memakan makanan kita. Anak laki-laki gak nurut, kita takuti nanti disunat lho... padahal sunat adalah tuntunan agama. Anak jadi takut karena kita terlalu sering menakuti mereka.

No comments: