Dalam hal meminta sesuatu, Azka lebih rewel dibandingkan kakanya, Sarah.
Bila Sarah minta sesuatu nggak dituruti, lalu kami kasih pengertian, dan masuk akal dia. Biasanya dia bisa dengan mudah menyadari. Lain dengan Azka, kalau meminta sesuatu, dan kami gak bisa memenuhinya, meskipun sudah diberi pengertian macam-macam, tetap saja dia tidak mau mengerti. Merengek, rewel, tapi ajaibnya tidak terkadang tidak sampai menangis.
Kalau sudah demikian, memberi pengertian sudah bukan lagi obat mujarab. Kita harus mengalihkan perhatian dari apa yang dimintanya agar dia lupa sejenak dengan keinginnannya. Ya mungkin juga karena dia anak laki, bungsu, dan masih belum umurnya.
Tapi nggak mengapa, kami bahagia dengan keadaan ini.
No comments:
Post a Comment