Tanggal 4 - 8 Desember ada Pameran Buku di Gedung Wanita. Memang di Jogja ini, yang namanya pameran frekuensinya sering banget. Utamanya pameran buku dan komputer. Padahal baru aja 2 minggu yang lalu selesai Islamic Book Fair.
Berdua sama Sarah Azka, kami berangkat siang-siangan di hari Sabtu kemaren. Biasa lihat-lihat dulu sebentar, untuk observasi. Tiba di stand Erlangga kami berhenti agak lama. Lihat-lihat untuk yang Erlangga for Kids.
Ketemu buku impian Azka, Buku tentang Pesawat Terbang. Bukunya bagus banget, model flap book. Harganya 71 ribu dapet diskon 20%, kami bayar 56 ribu. Wah seneng sekali dia.
12/09/2008
Keliling Naik Trans Jogja
Jadinya diputusin, anak-anak sama Mami dan Om Ibnu keliling coba Trans Jogja. Busnya bersih, pake AC. Lama juga mereka jalan. Lagian jalurnya muter-muter. Naik dari Halte Mandala Krida, terus melaju sampe di Halte Bethesda, lalu oper jalur yang ke arah Malioboro, gak usah bayar lagi. Pulangnya makin muter lagi katanya.
Sampe rumah jam 5 sore. Wah puas mereka.
11/24/2008
Islamic Book Fair 2008
Rekreasi yang murah dan penuh "gizi" bagi anak-anak kami adalah lihat pameran buku.
Wihh..anak-anak pasti suka. Berhamburan mereka melihat-lihat dan mencari buku yang cocok buat hati mereka. Sarah & Azka asik pilih-pilih. Kami pun gak ketinggalan
Novel Kun Fayakun karya Andi Bombang kami bawa pulang dengan harga yang telah didiskon besar-besaran.
Wihh..anak-anak pasti suka. Berhamburan mereka melihat-lihat dan mencari buku yang cocok buat hati mereka. Sarah & Azka asik pilih-pilih. Kami pun gak ketinggalan
Novel Kun Fayakun karya Andi Bombang kami bawa pulang dengan harga yang telah didiskon besar-besaran.
Ketinggalan
Berhari-hari ini, Yogya sering hujan. Seringkali nunggu hujan, aku pulang agak malam. Paling cepet habis magrib. Kadang sampe di rumah, Sarah & Azka udah tidur. Gak sempat ketemu. Besok pagi-pagi bener mereka udah bangun, ketemu sejam-an. Jam 7 pagi mereka udah berangkat sekolah.
Berhari-hari ini aku seperti ketinggalan perhatian mereka. Perkembangan mereka seperti kurang terpantau. Sedih rasanya. Mudah-mudah diberi petunjuk.
Berhari-hari ini aku seperti ketinggalan perhatian mereka. Perkembangan mereka seperti kurang terpantau. Sedih rasanya. Mudah-mudah diberi petunjuk.
10/13/2008
Serunya Nonton Laskar Pelangi
Sudah lama kami, terutama mami dan Mbak Sarah pengen nonton film Laskar Pelangi.
Meski sudah premier diputar di Studio 21 Amplas Yogyakarta tanggal 25 September kemaren, kami harus menahan diri untuk pengen nonton. Alasannya simpel, karena puasa dan kami konsentrasi untuk mudik ke kampung.
Baru kemaren ahad, keinginan kami kesampean. Itupun diawali usaha yang belibet lumayan sulit. Sabtu kami sudah coba untuk pesen tiket, via om Seno yang ketemu di tempat tante Wulan. Wah.. udah antri, gak dapet pula. Akhirnya dicoba untuk pemutaran minggunya. Alhamdulillah dapet tiketnya. 25 ribu kali 4 = 100 ribu. Itupun sebetulnya masih khawatir, Azka mau ngga ya diajak nonton. Tau sendiri di dalam gelap, barangkali dia takut.
Ahad siang pun kami siap-siap. Pemutaran jam 2 siang kami sudah siap jam 1. Siap-siap mau keluarin motor, astaga naga, bannyo bocor. Waktu kurang 45 menit, kayaknya untuk tambal ban gak cukup, kalau antri misalnya. Kami putusin, telpon om Seno untuk jemput. Dia bisa, tapi lama banget gak dateng-dateng. Akhirnya diputusin, jam 1/2 2 mami dan anak-anak naik becak. Akupun pergi tambal ban, dengan niat diambil ntar sorenya. Weit, lumayan cepet juga ban ditambal. Jam 2 kurang 5 menit jadi. Wah apa sampek ke Amplas. Langsung aku tancap, dan bener di sana filmnya udah mulai. Telat 10 menit. Gak apa yang penting nonton toh masih 2 jam film diputar.
Wih... bagus banget itu film. Lucu, sedih, menyenangkan (karena happy ending), takjub dengan pemandangan indah, macem-macem intinya puas. Azka malah sibuk sendiri lihat lampu-lampu dibawah kursi. Mbak Sarah rajin nanya dan komentar. Mami serius.
Alhamdulillah. Tercapai satu keinginan simpel kami.
Meski sudah premier diputar di Studio 21 Amplas Yogyakarta tanggal 25 September kemaren, kami harus menahan diri untuk pengen nonton. Alasannya simpel, karena puasa dan kami konsentrasi untuk mudik ke kampung.
Baru kemaren ahad, keinginan kami kesampean. Itupun diawali usaha yang belibet lumayan sulit. Sabtu kami sudah coba untuk pesen tiket, via om Seno yang ketemu di tempat tante Wulan. Wah.. udah antri, gak dapet pula. Akhirnya dicoba untuk pemutaran minggunya. Alhamdulillah dapet tiketnya. 25 ribu kali 4 = 100 ribu. Itupun sebetulnya masih khawatir, Azka mau ngga ya diajak nonton. Tau sendiri di dalam gelap, barangkali dia takut.
Ahad siang pun kami siap-siap. Pemutaran jam 2 siang kami sudah siap jam 1. Siap-siap mau keluarin motor, astaga naga, bannyo bocor. Waktu kurang 45 menit, kayaknya untuk tambal ban gak cukup, kalau antri misalnya. Kami putusin, telpon om Seno untuk jemput. Dia bisa, tapi lama banget gak dateng-dateng. Akhirnya diputusin, jam 1/2 2 mami dan anak-anak naik becak. Akupun pergi tambal ban, dengan niat diambil ntar sorenya. Weit, lumayan cepet juga ban ditambal. Jam 2 kurang 5 menit jadi. Wah apa sampek ke Amplas. Langsung aku tancap, dan bener di sana filmnya udah mulai. Telat 10 menit. Gak apa yang penting nonton toh masih 2 jam film diputar.
Wih... bagus banget itu film. Lucu, sedih, menyenangkan (karena happy ending), takjub dengan pemandangan indah, macem-macem intinya puas. Azka malah sibuk sendiri lihat lampu-lampu dibawah kursi. Mbak Sarah rajin nanya dan komentar. Mami serius.
Alhamdulillah. Tercapai satu keinginan simpel kami.
10/11/2008
Lebaran Hari Pertama
Hari pertama lebaran 1 Syawal 1429 H tepat dengan 1 Oktober 2008, kami bangun pagi-pagi sekali.
Siap-siap mau sholat id di alun-alun Blora. Antrian mandi harus kami lakukan, maklum di rumah hanya ada satu kamar mandi. Selesai semua. Kami berangkat ke alun-alun. Naik mobil pinjaman temennya pak de Nung.
Selesai sholat kami nyekar di makam mbah putri Darsini di Jlubang Blora. Sedih, mengingat hingga akhir hidupnya Beliau belum sempat melihat cucu-cucunya dari Yogya tercinta. Pulang dari nyekar, kami meluncur ke timur untuk menuju rumah mbah Lasiran.
Selesai dari sana, terus ke barat ke rumah mbah Sukar, Pak De Warso terus ke rumah Mbah Midjo.
Capek, panas, alhamdulillah.
Siap-siap mau sholat id di alun-alun Blora. Antrian mandi harus kami lakukan, maklum di rumah hanya ada satu kamar mandi. Selesai semua. Kami berangkat ke alun-alun. Naik mobil pinjaman temennya pak de Nung.
Selesai sholat kami nyekar di makam mbah putri Darsini di Jlubang Blora. Sedih, mengingat hingga akhir hidupnya Beliau belum sempat melihat cucu-cucunya dari Yogya tercinta. Pulang dari nyekar, kami meluncur ke timur untuk menuju rumah mbah Lasiran.
Selesai dari sana, terus ke barat ke rumah mbah Sukar, Pak De Warso terus ke rumah Mbah Midjo.
Capek, panas, alhamdulillah.
Mudik Ke Blora
Hampir 7 tahun kami tidak mudik ke Blora. Akhirnya tahun ini kami berkesempatan hati untuk menengok kampung halaman di Blor.
Kami berangkat dari Yogya hari selasa 30 September 2008 lewat jalur Solo Purwodadi Blora. Pake travel, harga lebaran 95 ribu, kami pesen untuk 4 seat, biar nyaman di perjalanan. Berangkat dari Yogya jam 3 sore untuk nantinya menempuh perjalanan hampir 6 jam. Tiba di Blora saat seru-serunya takbiran, jam 9 malam. Wah disana ternyata udah ditunggu Pak De Tono dan Bude Ati, Om Agung, Pak De Nung dan Bude Antik, Mas Bagus, Mas Satria dan Mbak Ratu.
Mulailah kegiatan di kampung halaman akan kami jalani.
Kami berangkat dari Yogya hari selasa 30 September 2008 lewat jalur Solo Purwodadi Blora. Pake travel, harga lebaran 95 ribu, kami pesen untuk 4 seat, biar nyaman di perjalanan. Berangkat dari Yogya jam 3 sore untuk nantinya menempuh perjalanan hampir 6 jam. Tiba di Blora saat seru-serunya takbiran, jam 9 malam. Wah disana ternyata udah ditunggu Pak De Tono dan Bude Ati, Om Agung, Pak De Nung dan Bude Antik, Mas Bagus, Mas Satria dan Mbak Ratu.
Mulailah kegiatan di kampung halaman akan kami jalani.
9/12/2008
Idola PPT
Sinetron Para Pencari Tuhan adalah sinetro idola keluarga kami. Lucu, penuh muatan dakwah, simple, mengena di kehidupan sehari-hari.
Diam-diam kami punya idola sendiri-sendiri tentang peran di PPT. Bapak suka sama Pak Jalal, lucu, sok tinggi hati, tapi punya giroh agama yang lumayan. Mbak Sarah, suka peran yang dimainkan Zazkia Adia Mecca, mami suka banget dengan Asrul, dek Azka sukat dengan si Udin Nganga.
Diam-diam kami punya idola sendiri-sendiri tentang peran di PPT. Bapak suka sama Pak Jalal, lucu, sok tinggi hati, tapi punya giroh agama yang lumayan. Mbak Sarah, suka peran yang dimainkan Zazkia Adia Mecca, mami suka banget dengan Asrul, dek Azka sukat dengan si Udin Nganga.
9/09/2008
Puasa
Anak kami Sarah, semangat banget ngikuti puasa tahun ini. Meskipun tahun kemarin, ketika dia masih di bangku TK B di SAF Warungboto, ada 10 hari penuh dia mampu puasa mulai subuh sampe magrib. Woww prestasi yang patut disyukuri.
Tahun ini dia begitu gembira menghadapi puasa. Apalagi di sekolahnya, SDIT Lukman Al Hakim Timoho, ada berbagai kegiatan mengisi bulan ramadhan.
Untuk seumur Sarah, berpuasa penuh satu hari merupakan rahmat bagi kami, tapi, tetap ada hadiahnya, biasanya es krim atau burger. Ga apalah yang penting anak kami senang.
Tahun ini dia begitu gembira menghadapi puasa. Apalagi di sekolahnya, SDIT Lukman Al Hakim Timoho, ada berbagai kegiatan mengisi bulan ramadhan.
Untuk seumur Sarah, berpuasa penuh satu hari merupakan rahmat bagi kami, tapi, tetap ada hadiahnya, biasanya es krim atau burger. Ga apalah yang penting anak kami senang.
8/27/2008
Nonton Parade Senja
Kami punya rutinitas tahunan setiap tanggal 17 Agustus. Biasanya di sore hari, menjelang penurunan bendera di Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta, kami bersama warga yang lain, akan berbondong-bondong menonton acara parade senja.
Apa yang ditonton? Pertunjukkan yang sangat menghibur bagi kami, drumband dari Taruna AAU. Wah..Sarah & Azka sangatlah senang menyaksikan acara tersebut. Personel drumbandnya sangat kompak. Terutama Azka senang dengan seragam panabuh bas dram. Pakaiannya model burung garuda.
Sedihnya adalah kami harus berdesak-desakan dengan penonton yang lain. Apalagi sepanjang pertunjukkan Azka minta gendong pundak di bapak.
Demi anak, kami lakukan dengan senang hati.
Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka
Apa yang ditonton? Pertunjukkan yang sangat menghibur bagi kami, drumband dari Taruna AAU. Wah..Sarah & Azka sangatlah senang menyaksikan acara tersebut. Personel drumbandnya sangat kompak. Terutama Azka senang dengan seragam panabuh bas dram. Pakaiannya model burung garuda.
Sedihnya adalah kami harus berdesak-desakan dengan penonton yang lain. Apalagi sepanjang pertunjukkan Azka minta gendong pundak di bapak.
Demi anak, kami lakukan dengan senang hati.
Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka
7/14/2008
Hari Pertama SD
Pagi-pagi mbak Sarah sudah siap. Berangkat sekolah. Jarum jam pun belum penuh menunjukkan jam 7 pagi. Pengennya dia segera berangkat sekolah. Rasanya gak sabar dia untuk segera ketemu teman-teman barunya.
Jam 7 kurang 15 kamipun berangkat. Duduk di depan, Azka di belakang. Perjalanan ke sekolah amatlah singkat, mungkin hanya 5 menit. Sampe sekolah, turun dari motor, langsung deh mbak Sarah nyelonong masuk ke sekolah, biasa anak itu memang PD banget. Inget-inget kasihan, kamipun parkir motor di depan sekolah. Beberapa saat, kami ikut masuk, untuk lihat dia bingung atau nggak. Di depan kelas 1 A, dari jauh kami lihat mbak Sarah dengan tenang dan tidak takut berdiri sendiri, mengharap ada yang dia kenal. Kelihatan teman-teman dari TK nya belum ada yang datang. Ya sudah... kami yakin dia berani, kami tinggal, meneruskan perjalanan mengantar Azka ke TKIT Salman Al Farisi.
Ya. Hari ini adalah hari pertama mbak Sarah masuk SD. Inilah hari dimana rutinitas harian mbak Sarah akan berubah. Masuk pagi jam 7.15 pulang jam 2 siang.
Selamat belajar mbak Sarah, jadilah anak yang sholehah.
Jam 7 kurang 15 kamipun berangkat. Duduk di depan, Azka di belakang. Perjalanan ke sekolah amatlah singkat, mungkin hanya 5 menit. Sampe sekolah, turun dari motor, langsung deh mbak Sarah nyelonong masuk ke sekolah, biasa anak itu memang PD banget. Inget-inget kasihan, kamipun parkir motor di depan sekolah. Beberapa saat, kami ikut masuk, untuk lihat dia bingung atau nggak. Di depan kelas 1 A, dari jauh kami lihat mbak Sarah dengan tenang dan tidak takut berdiri sendiri, mengharap ada yang dia kenal. Kelihatan teman-teman dari TK nya belum ada yang datang. Ya sudah... kami yakin dia berani, kami tinggal, meneruskan perjalanan mengantar Azka ke TKIT Salman Al Farisi.
Ya. Hari ini adalah hari pertama mbak Sarah masuk SD. Inilah hari dimana rutinitas harian mbak Sarah akan berubah. Masuk pagi jam 7.15 pulang jam 2 siang.
Selamat belajar mbak Sarah, jadilah anak yang sholehah.
Seragam SD
Yang pertama pasti selalu dikenang. Suatu saat nanti, mungkin mbak Sarah akan mengenang seragam ini.
Baju putih, bawahan rok warna merah hati. Inilah seragam SD yang mbak Sarah pake pertama kali, hari ini, di SDIT Lukman Al Hakim Yogyakarta.
Pagi-pagi udah kami persiapkan betul semuanya. Tas, buku, air minum, dan seragam ini. Bahkan kami agak bingung juga, baju putihnya dimasukkan atau tidak.
Baju putih, bawahan rok warna merah hati. Inilah seragam SD yang mbak Sarah pake pertama kali, hari ini, di SDIT Lukman Al Hakim Yogyakarta.
Pagi-pagi udah kami persiapkan betul semuanya. Tas, buku, air minum, dan seragam ini. Bahkan kami agak bingung juga, baju putihnya dimasukkan atau tidak.
7/12/2008
Closing Ceremony EFH
Sabtu kemaren, 12 Juli 2008, kami hadir untuk memberikan appreciate buat mbak Sarah, yang udah 2 minggu ini ikut EFH. Sebagai orang tua kehadiran dalam acara anak-anak, kami yakini akan mendorong mereka untuk terus maju dan tetap percaya diri.
Jangan diharap bahwa suasana closing ceremonynya kelihat formal layaknnya acara-acara buat orang dewasa. Wah namanya anak-anak, tentu lebih sulit untuk tertib. Namun kami yang hadir semua memakluminya.
Thanks to Mr Rahmat, Ms Rahmi yang telah membimbing anak-anak kami. See you next EFH
7/08/2008
Semoga Jadi Anak Sholeh
Untuk Om Hohok dan Tante Wulan, selamat kelahiran, semoga menjadi anak sholeh. Kami belum sempat nengok, sedang liburan ke Blora.
7/04/2008
Liburan Ke Blora
7/02/2008
Tidur Malam
Baru kali ini anak-anak berangkat tidur di malam hari.
Biasanya mereka udah naik ke tempat tidur jam 7-8 malam, habis sholat isya. Hari ini, mumpung libur, kami bolehkan anak-anak tidur agak malam. Kebetulan, Trans TV muter film judulnya KingKong. Mereka penasaran, jadinya dibela-belain nonton sampe jam 10.30 malam.
Azka nonton sambil takut-takut pengen. Kadang mukanya ditutup bantal, kadang matanya melotot, kadang teriak-teriak senang.
Hari ini mereka belajar capeknya tidur kemalaman.
Biasanya mereka udah naik ke tempat tidur jam 7-8 malam, habis sholat isya. Hari ini, mumpung libur, kami bolehkan anak-anak tidur agak malam. Kebetulan, Trans TV muter film judulnya KingKong. Mereka penasaran, jadinya dibela-belain nonton sampe jam 10.30 malam.
Azka nonton sambil takut-takut pengen. Kadang mukanya ditutup bantal, kadang matanya melotot, kadang teriak-teriak senang.
Hari ini mereka belajar capeknya tidur kemalaman.
English For Holiday
Liburan kemana mbak Sarah?
Gak kemana-mana. Biar asyik, gak bosen di rumah, mbak ikut EFH di UNY Yogyakarta (dulunya IKIP). Senin kami daftar plus sekalian hari pertama EFH. Bayarnya murah 150 ribu saja. Kegiatannya macem-macem, dari jam 8 pagi sampe 12 siang.
Bagus juga kegiatan ini, bisa kenal anak-anak dari sekolah lain, bisa belajar kenal bahasa Inggris, bisa punya pengalaman banyak.
Wih senangnya.
Gak kemana-mana. Biar asyik, gak bosen di rumah, mbak ikut EFH di UNY Yogyakarta (dulunya IKIP). Senin kami daftar plus sekalian hari pertama EFH. Bayarnya murah 150 ribu saja. Kegiatannya macem-macem, dari jam 8 pagi sampe 12 siang.
Bagus juga kegiatan ini, bisa kenal anak-anak dari sekolah lain, bisa belajar kenal bahasa Inggris, bisa punya pengalaman banyak.
Wih senangnya.
6/25/2008
Kavling di Surga dari Anakku
Tidak berlebihan rasanya kalau anak kita yang manis dan lucu, akan memberikan kavling di surga buat kita. Sepanjang kita mendidiknya dengan benar dan mencintai agama.
Sarah&Azka, hampir tiap hari bangun pagi menjelang subuh. Mereka - biasanya mbak Sarah - rajin membangunkan bapak dari tidurnya untuk ambil wudhlu guna sholat subuh.
Terkadang kami kasihan sama mereka, di pagi buta, air yang dingin dan udara fajar yang menusuk tulang, mereka harus berangkat ke masjid. Tapi namanya anak, mereka tetap saja ceria, lari-larian dsb.
Mudah-mudahan ini menjadi bekal pembiasaan sejak dini.
Sarah&Azka, hampir tiap hari bangun pagi menjelang subuh. Mereka - biasanya mbak Sarah - rajin membangunkan bapak dari tidurnya untuk ambil wudhlu guna sholat subuh.
Terkadang kami kasihan sama mereka, di pagi buta, air yang dingin dan udara fajar yang menusuk tulang, mereka harus berangkat ke masjid. Tapi namanya anak, mereka tetap saja ceria, lari-larian dsb.
Mudah-mudahan ini menjadi bekal pembiasaan sejak dini.
6/24/2008
Beli Buku di Togamas
Murah meriah gak ngeluarin duit banyak, ke toko buku. Togamas namanya. Terletak di tengah Mall Galeria Yogyakarta, gampang dijangkau. Paling 5 menit dari rumah.
Sampe di toko buku. Wuih...Sarah dan Azka langsung berhamburan lihat-lihat buku. Pilih satu-satu, bayar bawa pulang. Azka malah dapet 3. Bapak dapet juga, Sang Pemimpi - tetralogi dari Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.
6/21/2008
Penampilan Baru
6/09/2008
Pentas
Tadinya kami khawatir, dia ngga mau ikut pentas. Awalnya, gak mau pake seragam pentas, rayu sana-sini, akhirnya mau. Sampai di gedung APMD, mogok lagi, gak mau gabung dengan teman-temannya, rayu sana-sini, plus rayuan bu guru tercinta - Bu Nunung namanya- akhirnya mau juga.
Saatnya episode pentas tiba. Wah...keren juga kelompoknya Azka. Pake topi segitiga, pake sabuk besar dan kuda lumping. Musik mulai, dan...wah Azka bisa juga lincah menari dan sambil bernyanyi juga. Gerakan motoriknya bagus, ketakutannya hilang.
Kami senang, terharu dan bangga. Terimakasih Azka, selamat, inilah pentasmu yang pertama kali.
Wisuda
Ya empat tahun... mulai dari taman batita, naik ke kelompok bermain, TK A, hingga selesai TK B.
Rasanya terharu, campur senang dan bangga. Akhirnya kami, Alhamdulillah dapat memberikan pendidikan pada anak kami ini. Semuanya tidak lain demi mengikuti ajaran agama " Hendaklah kalian merasa khawatir nantinya melahirkan keturunan yang lemah di kemudian hari".
Selamat mbak Sarah.
6/04/2008
Mencari Laskar Pelangi
Udah 2 hari ini, aku ke toko buku buat cari Laskar Pelangi. Novel yang konon kabarnya best seller. Penasaran? apa sih hebatnya. Pergi ke TB Sosial Agency di Adisucipto, cari kesana-kemari, gak ketemu, langsung aja tanya ke karyawan. Dia bilang, habis.
Esoknya, aku cari ke Sosial Agenci yang di rahayu. Wah habis juga. Makin penasaran, apa bagusnya buku itu sampe sold out.
Sabtu kemaren, kami berempat, Sarah Azka dan mami, coba cari ke Toga Mas di Galeria Mall. Alhamdulillah, dapet juga Laskar Pelangi, murah 60 ribu diskon jadi 48 ribu saja. Anak-anak? cari buku juga.
Azka langsung ambil buku pilih, terus ndelosor buka-buka halaman demi halaman, tanpa peduli orang lain, cuek aja dia. Sarah apalagi, langsung ke conter buku anak-anak, buka-buka buku, pilih satu terus ditunjukkin ke kami.
Azka dapet buku judulnya Mengenal Terminal. Sarah dapet Hari ini jam berapa
Esoknya, aku cari ke Sosial Agenci yang di rahayu. Wah habis juga. Makin penasaran, apa bagusnya buku itu sampe sold out.
Sabtu kemaren, kami berempat, Sarah Azka dan mami, coba cari ke Toga Mas di Galeria Mall. Alhamdulillah, dapet juga Laskar Pelangi, murah 60 ribu diskon jadi 48 ribu saja. Anak-anak? cari buku juga.
Azka langsung ambil buku pilih, terus ndelosor buka-buka halaman demi halaman, tanpa peduli orang lain, cuek aja dia. Sarah apalagi, langsung ke conter buku anak-anak, buka-buka buku, pilih satu terus ditunjukkin ke kami.
Azka dapet buku judulnya Mengenal Terminal. Sarah dapet Hari ini jam berapa
5/21/2008
Isi Buku Gak Cocok untuk Buku Anak
Jalan-jalan ke Gramedia bareng Azka, pulang bawa buku pilihan Azka, judulnya Suatu Hari di Stasiun Kereta.
Buku ini bagus, kertasnya tebal jadi gak mudah sobek, gambar dan pewarnaan sangat variatif -jadi merangsang anak untuk tau lebih banyak, harganya cukup mahal juga Rp45.000, mungkin karena dibikin hardcover. Kenapa harganya cukup mahal, biasanya anak kami akan memilih buku bukan hanya 1-2 saja, sekali jalan ke toko buku, dia bisa pilih 6-10 buku. Kalau harga segitu dikalikan 5 buku, wah...cukup menguras kantong.
Bandingkan dengan harga buku terbitan Elexmedia yang judulnya Rahasia Ikan Paus, harganya Rp13.000, atau Rahasia Pesawat Jet terbitan Erlangga Kids yang harganya Rp21.000.
Tapi, yang kami sayangkan adalah dalam buku Sehari di Stasiun Kereta, buku ini juga mengkisahkan adanya sepasang kekasih yang akan berpisah di stasiun kereta. Secara tersirat buku ini mengajarkan perlunya berpacaran bagi dua orang lain jenis. Tentu tidak cocok kalau buku ini ditujukan untuk anak-anak.
Buku ini bagus, kertasnya tebal jadi gak mudah sobek, gambar dan pewarnaan sangat variatif -jadi merangsang anak untuk tau lebih banyak, harganya cukup mahal juga Rp45.000, mungkin karena dibikin hardcover. Kenapa harganya cukup mahal, biasanya anak kami akan memilih buku bukan hanya 1-2 saja, sekali jalan ke toko buku, dia bisa pilih 6-10 buku. Kalau harga segitu dikalikan 5 buku, wah...cukup menguras kantong.
Bandingkan dengan harga buku terbitan Elexmedia yang judulnya Rahasia Ikan Paus, harganya Rp13.000, atau Rahasia Pesawat Jet terbitan Erlangga Kids yang harganya Rp21.000.
Tapi, yang kami sayangkan adalah dalam buku Sehari di Stasiun Kereta, buku ini juga mengkisahkan adanya sepasang kekasih yang akan berpisah di stasiun kereta. Secara tersirat buku ini mengajarkan perlunya berpacaran bagi dua orang lain jenis. Tentu tidak cocok kalau buku ini ditujukan untuk anak-anak.
Tambah Pinter dari Buku Anak-anak
Apakah ikan paus itu ikan? Apakah ikan paus bisa tidur? Apakah ikan paus hewan laut terbesar? Apakah ikan paus menyerang orang?
Ya... pertanyaan itu kami dapatkan jawabannya dari buku anak kami yang judulnya Seri Pengetahuan Hewan: Rahasia Ikan Paus terbitan Elexmedia. Buku ini pilihan mbak Sarah, ketika kami jalan-jalan ke toko buku Toga Mas di Galeria Mall Yogyakarta. Harganya murah cuma 13 ribu perak saja, kertasnya bagus, berwarna, cukup tebal.
Meskipun buku untuk anak-anak, kami ikut pula membacanya. Wow.. takjub, kami jadi tahu banyak tentang ikan paus. Pengetahuan tentang ikan paus ini belum pernah kami dapatkan sebelumnya.
Ternyata, ikan paus adalah hewan mamalia yang beda dengan ikan, misal, dia tidak punya insang, dia berenang dengan ekor horisontal kalau ikan vertikal, matanya punya kelopak sedang ikan tidak punya kelopak, dia melahirkan bukan bertelur, dia menyusui anaknya bukan membiarkan anaknya tumbuh sendiri, dia tidak bersisik tetapi kulitnya lentur seperti karet. Cocoknya ikan paus meski namanya ikan, bukanlah ikan, tapi hewanmamalia yang hidup di air.
Ikan paus juga tidak pernah tidur, karena setiap saat dia harus mengambil napas dari hidunyg dengan cara naik ke permukaan air. Ikan paus juga hewan laut terbesar, ikan paus biru ukuranya bisa sebesar 40 ekor gajah. Ikan paus juga bisa menyerang manusia, bila dia diganggu.
Ya... pertanyaan itu kami dapatkan jawabannya dari buku anak kami yang judulnya Seri Pengetahuan Hewan: Rahasia Ikan Paus terbitan Elexmedia. Buku ini pilihan mbak Sarah, ketika kami jalan-jalan ke toko buku Toga Mas di Galeria Mall Yogyakarta. Harganya murah cuma 13 ribu perak saja, kertasnya bagus, berwarna, cukup tebal.
Meskipun buku untuk anak-anak, kami ikut pula membacanya. Wow.. takjub, kami jadi tahu banyak tentang ikan paus. Pengetahuan tentang ikan paus ini belum pernah kami dapatkan sebelumnya.
Ternyata, ikan paus adalah hewan mamalia yang beda dengan ikan, misal, dia tidak punya insang, dia berenang dengan ekor horisontal kalau ikan vertikal, matanya punya kelopak sedang ikan tidak punya kelopak, dia melahirkan bukan bertelur, dia menyusui anaknya bukan membiarkan anaknya tumbuh sendiri, dia tidak bersisik tetapi kulitnya lentur seperti karet. Cocoknya ikan paus meski namanya ikan, bukanlah ikan, tapi hewanmamalia yang hidup di air.
Ikan paus juga tidak pernah tidur, karena setiap saat dia harus mengambil napas dari hidunyg dengan cara naik ke permukaan air. Ikan paus juga hewan laut terbesar, ikan paus biru ukuranya bisa sebesar 40 ekor gajah. Ikan paus juga bisa menyerang manusia, bila dia diganggu.
5/19/2008
Nonton Kontes Robot
Habis sholat ashar kami berangkat, sampe di UGM (Graha Saba), sayang lomba robotnya udah selesai, kami hanya kebagian pameran robot saja. Masuk, bayar 3 ribu perak saja.
Di dalam gak banyak stand pameran robot. Yang menarik ada stand sekolah robot indonesia. Kami tanya-tanya kepada mereka. Ternyata pendidikan dimulai dari kelas 1 SD. Wah mbak Sarah jadi tertarik nih. Bayarnya 600 ribu untuk 5 bulan, begitu terus tiap levelnya.
Secara umum, pameran robot kurang menarik bagi anak-anak kami, mungkin karena memang disainnya bukan buat anak-anak.
Gak apalah yang penting jalan-jalan.
Hidup Robot Indonesia.
POMG terakhir di Mataram Indah
Hari Ahad, 11 Mei 2008 kemarin, kembali kelas mbak Sarah mengadakan pendampingan orang tua. 
Kali ini adalah kegiatan terakhir, karena bulan Juni udah tutup tahun. Karena terakhir, tempatnya agak beda, biasanya giliran di rumah-rumah murid, kali ini dipilih di RM Mataram Indah, di jalan Wonosari, selatan Jogjakarta.
Sekitar jam 9 pagi kami meluncur dari rumah menuju lokasi, berbekal ancer-ancer dari bu guru dan tengok kanan-tengok kiri selama perjalanan, akhirnya ketemu juga lokasinya. Bagus juga, gak terlalu luas, parkir yang cukup, tempat yang bersih dan mudah sekali terjangkau.
Ternyata kami nomor 1 tiba di lokasi. Kebetulan kami sampai bareng bu guru Bu Sita. Lihat-lihat sejenak sekalian nunggu teman-teman orang tua siswa. Wah banyak sekali ikan di kolam-kolam. Bahkan ada kolam yang isinya banyak ikan arwana.
Semua orang tua akhirnya berkumpul. Anak-anak diberi tempat tersendiri disamping tempat acara. Dan bahkan ada saja anak-anak yang berlarian kesana kemari, maupun main ayunan.

Seperti biasa acara dimulai pembukaan, lalu diisi tauziah oleh Pak Dedi, salah satu orang tua siswa. Acara berikutnya, penyampaian progres kemampuan anak-anak oleh bu guru (bu Yessi). Bu Yessi menyampaikan bahwa anak-anak hafalan surat sudah sampai Al Alaq ayat 8. Berikutnya acara yang mengharukan, penyampaian terimakasih dari orang tua kepada bu Guru, bahka bu Yessi sampai nangis karena terharu, takut tidak bisa ketemu lagi, karena nantinya anak-anak akan tersebar ke SD yang lain-lain.
Acara terakhir, makan bersama. Wah enak..
Kali ini adalah kegiatan terakhir, karena bulan Juni udah tutup tahun. Karena terakhir, tempatnya agak beda, biasanya giliran di rumah-rumah murid, kali ini dipilih di RM Mataram Indah, di jalan Wonosari, selatan Jogjakarta.
Sekitar jam 9 pagi kami meluncur dari rumah menuju lokasi, berbekal ancer-ancer dari bu guru dan tengok kanan-tengok kiri selama perjalanan, akhirnya ketemu juga lokasinya. Bagus juga, gak terlalu luas, parkir yang cukup, tempat yang bersih dan mudah sekali terjangkau.
Ternyata kami nomor 1 tiba di lokasi. Kebetulan kami sampai bareng bu guru Bu Sita. Lihat-lihat sejenak sekalian nunggu teman-teman orang tua siswa. Wah banyak sekali ikan di kolam-kolam. Bahkan ada kolam yang isinya banyak ikan arwana.
Semua orang tua akhirnya berkumpul. Anak-anak diberi tempat tersendiri disamping tempat acara. Dan bahkan ada saja anak-anak yang berlarian kesana kemari, maupun main ayunan.
Acara terakhir, makan bersama. Wah enak..
5/03/2008
Lomba Hafalan di SD Muh Bodon Kotagede
Pagi-pagi kami berangkat menyusuri jalanan ke arah Kotagede. Kota lama yang menyenangkan. Tiba di lokasi wah ... sudah rame banget. Registrasi dapet nomor urut 13, lumayan nunggunya gak terlalu lama.
Pesertanya banyak banget. Sambil nunggu lomba dimulai mami, Sarah dan Azka foto-foto dulu bertiga. Wah... Azka lucu banget. Pengumuman hasil lomba, habis sholat dzuhur. Karena nggak sabar, kami pulang dulu. Lapar dan haus kami obati dengan beli bakso dan minum teh botol.
4/30/2008
Lomba Senam Sehat Ceria
Ahad kemaren, 27 April 2008, mbak Sarah mewakili sekolah untuk ikutan lomba senam sehat ceria di SD Karangmulyo Kotagede.
Jauh-jauh hari sekolah sudah membentuk kelompok senam anak-anak. Ada 7 anak yang ditunjuk mewakili sekolah. Mereke bertujuh rutin juga lho latihan di sekolah, bahkan hari sabtu yang biasanya libur, juga mereka pake buat latihan.
Tiba harinya, kami berangkat pagi jam 8 menuju tempat lomba. Kali ini mami nggak ikut. Berbekal peta yang diberikan bu Guru, kami meluncur menuju Kotagede. Wah bingung juga mencari tempat lomba. Tanya sana-tanya sini, akhirnya ketemu juga tempat lomba. Wah rame juga suasananya.

Di sana sudah ada bu guru dan teman-teman. Langsung mbak Sarah bergabung dengan mereka. Ada tiga mata lomba di sana, mewarnai, membaca dan senam sehat ceria.
Akhirnya, gak percuma latihan rutin. Kelompoknya mbak Sarah, dapet juara 3. Alhamdulillah.
Pulang ke rumah, mampir dulu dipinggir jalan, anak-anak pada haus, beli es krim dulu. Segar
Jauh-jauh hari sekolah sudah membentuk kelompok senam anak-anak. Ada 7 anak yang ditunjuk mewakili sekolah. Mereke bertujuh rutin juga lho latihan di sekolah, bahkan hari sabtu yang biasanya libur, juga mereka pake buat latihan.
Akhirnya, gak percuma latihan rutin. Kelompoknya mbak Sarah, dapet juara 3. Alhamdulillah.
Pulang ke rumah, mampir dulu dipinggir jalan, anak-anak pada haus, beli es krim dulu. Segar
4/21/2008
Outbound Kids
Ahad kemaren, 20 April 2008, sekolah Sarah Azka ngadain rihlah yang isinya outbound kids di Wisata Samoedra Jaya Kaliurang tepatnya di daerah Pakem.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sekolah. Anak dan orang tua ikut berpartisipasi pada acara ini. Jauh-jauh hari sekolah sudah mengumumkan rencana kegiatan ini. Wah... anak-anak pada seneng bukan kepalang.
Pagi-pagi kami berangkat, kumpul dulu di sekolah untuk nantinya berangkat bersama-sama. Ada 4 bus besar yang digunakan. Kami dapat jatah di bus 4, bus untuk kelasnya Azka. Perjalanan ke lokasi outbound kurang lebih 45 menitan. Tempat outbound ternyata luas sekali. Sampai di lokasi kami kumpul dulu di aula. Untuk dilakukan serah terima dari sekolah kepada event organiser yang ngadain outbound.
Setelah itu, barulah acara outbound dimulai. Senam bersama adalah acara pertama. Tapi sayang, Azka masih takut hingga dia ngga mau ikutan acara ini. Mungkin juga karena dia masih kurang sehat, udah 2 harian sebelumnya dia flu dan batuk. Entah saking takutnya atau karena badannya nggak fit, dia nangis. Kami sedih, terbayang di pikiran kami, dia ngga akan dapet pengalaman outbound. Sudah kami rayu demikian rupa, tetap ngga mau juga.

Anak-anak dibagi sesuai kelas masing-masing. Kelas mbak Sarah langsung meluncur ke arena permainan yang asik banget. Ada titian bambu, ada panjat palang, ada rantai hulahup, ada merayap.
Selesai semua arena, kelas mbak Sarah kemudian melanjutkan arena susur sungai. Wah berat banget arena ini. Jalan menuju sungai naik turun. Bahkan ada anak yang jatuh, kepleset, biasa anak kecil, mesti nangis. Kami menyusuri sungai yang masih asli, airnya jernih dan dingin. Lumayan panjang sungainya, mungkin ada 2-3 km an.
Arena terakhir adalah tangkap ikan. Semua anak berebut nyebur ke ruas sungai yang sudah dibendung dan ditebari ikan. Wah... nangkap ikan gak mudah ya... mbak Sarah pun baru dapat ikan dimenit-menit terkahir, itupun alhamdulillah dibantu para instruktur.
Selesai arena ini, kamipun kembali ke aula utama untuk makan siang dan sholat dzuhur terus dilanjutkan acara tukar-tukar kado.
Jam 2 siang acara selesai dan kamipun meluncur kembali ke Yogyakarta untuk pulang ke rumah masing-masing. Sempat berhenti di jalan untuk beli oleh-oleh. Kurang lebih jam 4, kami pun sampe di rumah. alhamdulillah, pengalaman yang mengesankan bagi anak kami
Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sekolah. Anak dan orang tua ikut berpartisipasi pada acara ini. Jauh-jauh hari sekolah sudah mengumumkan rencana kegiatan ini. Wah... anak-anak pada seneng bukan kepalang.
Pagi-pagi kami berangkat, kumpul dulu di sekolah untuk nantinya berangkat bersama-sama. Ada 4 bus besar yang digunakan. Kami dapat jatah di bus 4, bus untuk kelasnya Azka. Perjalanan ke lokasi outbound kurang lebih 45 menitan. Tempat outbound ternyata luas sekali. Sampai di lokasi kami kumpul dulu di aula. Untuk dilakukan serah terima dari sekolah kepada event organiser yang ngadain outbound.
Setelah itu, barulah acara outbound dimulai. Senam bersama adalah acara pertama. Tapi sayang, Azka masih takut hingga dia ngga mau ikutan acara ini. Mungkin juga karena dia masih kurang sehat, udah 2 harian sebelumnya dia flu dan batuk. Entah saking takutnya atau karena badannya nggak fit, dia nangis. Kami sedih, terbayang di pikiran kami, dia ngga akan dapet pengalaman outbound. Sudah kami rayu demikian rupa, tetap ngga mau juga.
Selesai semua arena, kelas mbak Sarah kemudian melanjutkan arena susur sungai. Wah berat banget arena ini. Jalan menuju sungai naik turun. Bahkan ada anak yang jatuh, kepleset, biasa anak kecil, mesti nangis. Kami menyusuri sungai yang masih asli, airnya jernih dan dingin. Lumayan panjang sungainya, mungkin ada 2-3 km an.
Arena terakhir adalah tangkap ikan. Semua anak berebut nyebur ke ruas sungai yang sudah dibendung dan ditebari ikan. Wah... nangkap ikan gak mudah ya... mbak Sarah pun baru dapat ikan dimenit-menit terkahir, itupun alhamdulillah dibantu para instruktur.
Selesai arena ini, kamipun kembali ke aula utama untuk makan siang dan sholat dzuhur terus dilanjutkan acara tukar-tukar kado.
Jam 2 siang acara selesai dan kamipun meluncur kembali ke Yogyakarta untuk pulang ke rumah masing-masing. Sempat berhenti di jalan untuk beli oleh-oleh. Kurang lebih jam 4, kami pun sampe di rumah. alhamdulillah, pengalaman yang mengesankan bagi anak kami
4/09/2008
Anak-anak Pembuka Pintu Surga
Anak-anak kami, adalah pembuka pintu surga bagi kami.
Koq bisa????
Mbak Sarah selalu bangun sebelum subuh, lalu membangunkan Bapak untuk mengajak sholat subuh di masjid Darusalam Brimob Baciro Yogyakarta. Azka pun demikian, Azka selalu mengajak sholat magrib dan isya.
Sungguh kebahagiaan tersendiri, kami mengalami hal ini hampir tiap hari. Merekalah yang membuat ritme sholat kami ke masjid menjadi teratur.
Kami rasa tidak mudah, menanamkan pengetahuan tentang pentingnya sholat kepada anak-anak kita. Cara termudah adalah melalui pembiasaan sejak dini.
Koq bisa????
Mbak Sarah selalu bangun sebelum subuh, lalu membangunkan Bapak untuk mengajak sholat subuh di masjid Darusalam Brimob Baciro Yogyakarta. Azka pun demikian, Azka selalu mengajak sholat magrib dan isya.
Sungguh kebahagiaan tersendiri, kami mengalami hal ini hampir tiap hari. Merekalah yang membuat ritme sholat kami ke masjid menjadi teratur.
Kami rasa tidak mudah, menanamkan pengetahuan tentang pentingnya sholat kepada anak-anak kita. Cara termudah adalah melalui pembiasaan sejak dini.
Pengelompokkan Umur yang Gak Pas
Minggu kemaren, mbak Sarah ikutan lomban Hafalan Qur'an surat pendek di masjid Al Falah Baciro.
Ada yang kurang dapat kami terima dengan pengelompokkan lomba kali ini. Panitia menyatukan anak SD dengan anak yang baru duduk di bangku TK. Mbak Sarah yang masih TK, harus bertarung dengan rekan-rekannya yang sudah duduk di bangku SD.
Selaku orang tua, kami sudah mencoba meminta ustadznya untuk memberikan masukan kepada panitia, agar memisahkan antara anak SD dengan anak TK. Para ustadpun sudah mencoba menyampaikan ke panitia. Tampaknya panitia tetap pada keputusan semula untuk menyatukan antara anak SD dengan anak TK.
Bagi kami, bukan kalah atau menang yang dicari. Tapi menyatukan antara anak SD dengan TK jelas bukan keputusan yang bijak. Anak SD, terutama kelas 4 ke atas, suaranya lebih jernih, makrojnya lebih kelihatan, lagunya juga udah terlihat. Sarah yang masih TK, sudah hafal surat-surat yang dilombakan, tapi makroj dan kelantangan serta lagu belum muncul, kami kira karena memang perkembangan motorik anak TK belum sampe pada tahap itu.
Tapi gak apalah. Meskipun akhirnya mbak Sarah tidak juara, tapi kami bangga dan bersyukur, dia mau ikut lomba dan berani percaya diri, meskipun lawannya adalah anak-anak yang umurnya jauh di atas dia.
Jangan sedih ya mbak Sarah, ntar kita latihan lagi di rumah lebih baik.
Ada yang kurang dapat kami terima dengan pengelompokkan lomba kali ini. Panitia menyatukan anak SD dengan anak yang baru duduk di bangku TK. Mbak Sarah yang masih TK, harus bertarung dengan rekan-rekannya yang sudah duduk di bangku SD.
Selaku orang tua, kami sudah mencoba meminta ustadznya untuk memberikan masukan kepada panitia, agar memisahkan antara anak SD dengan anak TK. Para ustadpun sudah mencoba menyampaikan ke panitia. Tampaknya panitia tetap pada keputusan semula untuk menyatukan antara anak SD dengan anak TK.
Bagi kami, bukan kalah atau menang yang dicari. Tapi menyatukan antara anak SD dengan TK jelas bukan keputusan yang bijak. Anak SD, terutama kelas 4 ke atas, suaranya lebih jernih, makrojnya lebih kelihatan, lagunya juga udah terlihat. Sarah yang masih TK, sudah hafal surat-surat yang dilombakan, tapi makroj dan kelantangan serta lagu belum muncul, kami kira karena memang perkembangan motorik anak TK belum sampe pada tahap itu.
Tapi gak apalah. Meskipun akhirnya mbak Sarah tidak juara, tapi kami bangga dan bersyukur, dia mau ikut lomba dan berani percaya diri, meskipun lawannya adalah anak-anak yang umurnya jauh di atas dia.
Jangan sedih ya mbak Sarah, ntar kita latihan lagi di rumah lebih baik.
4/03/2008
Lomba Hafalan di Masjid Al Falah
Informasi lomba ini sudah kami ketahui minggu kemarin. Seminggu ini pun, mbak Sarah udah kami drill latihan hafalan surat pendek. Surat yang harus dihapal mulai dari An Naas hingga At Takatsur. Tiap hari, ba'da magrib dan subuh mbak Sarah memperkuat hafalannya. Alhamdulillah syukur, dia juga senang dengan hafalan ini.
Tibalah tanggal lomba. Sore-sore mbak Sarah berangkat sendiri ke TPA An Nuur masjid Al Barokah untuk nantinya di antar sama ustadznya. Mami gak bisa nganterin karena Azka tidur. Bapak juga lagi di kantor.
Jam 4 sore, bapak nyusul ke masjid Al Falah. Mbak Sarah udah ada di sana. Dia dapet nomor undian 37. Wah ... lama juga nunggunya..
Tapi gak apa. Bukan kalah atau menang yang utama. Tapi, agar anak kami jadi PD dan senang dengan Al Qur'an.
3/26/2008
Daftar Ulang
Mbak Sarah akhirnya keterima di SD IT Lukman Al Hakim Yogyakarta.
Alhamdulillah, mbak Sarah keterima di SD Lukman Al Hakim dan SD Salman Al Farisi. Bingung juga Bapak dan Mami memutuskan pilih yang mana. Keduanya sama bagusnya, biaya juga sama. Cuma SD Lukman lebih deket rumah dibanding SD Salman.
Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, terutama jarak sekolah dengan rumah yang dekat kami putuskan untuk memilih SD Lukman Al Hakim.
Pagi-pagi kami antar anak-anak ke sekolah. Lalu kami meluncur ke SD Lukman untuk registrasi. Kami langsung masuk ke loket pembayaran. Pembayaran tidak dilakukan di sekolah, tetapi di loket BMT Bina Syariah. Kami ambil nomor antrian, isi formulir. Tunggu sebentar, nunggu hingga dipanggil. Tiba saatnya giliran kami, kami serahkan uang pembayaran sekolah. Selesailah sudah.
Eit ... dari mana bapak dapat duit. Alhamdulillah, ada om Iwan yang punya tabungan banyak. Demi keponakan, om Iwan bersedia meminjamkan duitnya kepada kami. Tunggu dulu...jangan buru-buru ditagih ya Om. Nunggu sampe Bapak punya duit.
Alhamdulillah, mbak Sarah keterima di SD Lukman Al Hakim dan SD Salman Al Farisi. Bingung juga Bapak dan Mami memutuskan pilih yang mana. Keduanya sama bagusnya, biaya juga sama. Cuma SD Lukman lebih deket rumah dibanding SD Salman.
Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, terutama jarak sekolah dengan rumah yang dekat kami putuskan untuk memilih SD Lukman Al Hakim.
Pagi-pagi kami antar anak-anak ke sekolah. Lalu kami meluncur ke SD Lukman untuk registrasi. Kami langsung masuk ke loket pembayaran. Pembayaran tidak dilakukan di sekolah, tetapi di loket BMT Bina Syariah. Kami ambil nomor antrian, isi formulir. Tunggu sebentar, nunggu hingga dipanggil. Tiba saatnya giliran kami, kami serahkan uang pembayaran sekolah. Selesailah sudah.
Eit ... dari mana bapak dapat duit. Alhamdulillah, ada om Iwan yang punya tabungan banyak. Demi keponakan, om Iwan bersedia meminjamkan duitnya kepada kami. Tunggu dulu...jangan buru-buru ditagih ya Om. Nunggu sampe Bapak punya duit.
3/15/2008
Pengumuman SD Lukman
Hari ini, Sabtu, 15 Maret 2008 pengumuman tes seleksi SD Lukman Al Hakim.
Mbak Sarah keterima nggak ya...????.
Pagi-pagi, jam 1/2 8 bapak meluncur ke SD Lukman, buat ngambil hasil seleksi. Sebetulnya hari ini bapak ada acara wisuda di kampus, tapi gak apalah, demi anak, bapak meluncur dulu ke SD Lukman.
Sampe sekolah langsung ambil amplop ke kantor sekertariat. Terus dibuka, ..... Alhamdulillah Mbak Sarah keterima. Selasa besok 18 Maret mesti daftar ulang, dan bayar sekolah. Wah dapat duit dari mana ya????
Pulang ambil pengumuman, mampir ke rumah, terus sama mami, mbak Sarah dan Azka meluncur ke SD Salman. Rencanana hari ini mbak Sarah juga tes di SD Salman.
Mbak Sarah keterima nggak ya...????.
Pagi-pagi, jam 1/2 8 bapak meluncur ke SD Lukman, buat ngambil hasil seleksi. Sebetulnya hari ini bapak ada acara wisuda di kampus, tapi gak apalah, demi anak, bapak meluncur dulu ke SD Lukman.
Sampe sekolah langsung ambil amplop ke kantor sekertariat. Terus dibuka, ..... Alhamdulillah Mbak Sarah keterima. Selasa besok 18 Maret mesti daftar ulang, dan bayar sekolah. Wah dapat duit dari mana ya????
Pulang ambil pengumuman, mampir ke rumah, terus sama mami, mbak Sarah dan Azka meluncur ke SD Salman. Rencanana hari ini mbak Sarah juga tes di SD Salman.
3/10/2008
POMG di rumah Reyhan
Hari ahad ada undangan POMG kelas B Anggur di rumah Reyhan.
Kami berangkat jam 9.30 pagi. Undanganya jam 10. Untuk kali ini mbak Sarah gak ikut. Dia nemenin embah di rumah. Kalau nggak gitu, kasian mbah dirumah sendirian.
Rumah Reyhan, jauh banget dari tempat kami, mungkin ada 30 Km an. Tepatnya di desa Segoroyoso, Wonokromo Bantul. Daerah selatan Yogyakarta.
Denah rumahpun kami gak dapet. Maklum pas pembagian denah dari sekolah, mbak Sarah gak masuk. Jadinya sebagai penunjuk arah, kami pake SMS dari Bu Sita, bu gurunya mbak Sarah.
Sampe di rumah mas Reyhan, ternyata sudah cukup banyak yang hadir. Ada ibunya Yaya, ada Ibunya mas Faris, ada bu Emil guru SD Salman, ada Bu Sita, ada Ibunya mas Hilmi, ada bu Yessi. Menyusul kemudian mas Rifki dengan Ibunya, Mas Azhar dan ibundanya, mbak Dira dan ibundanya. Kalau dihitung total memang gak sebanyak waktu POMG di rumah mbak Yayak.
Beberapa tidak hadir karena mungkin ada keperluan.
Kami berangkat jam 9.30 pagi. Undanganya jam 10. Untuk kali ini mbak Sarah gak ikut. Dia nemenin embah di rumah. Kalau nggak gitu, kasian mbah dirumah sendirian.
Rumah Reyhan, jauh banget dari tempat kami, mungkin ada 30 Km an. Tepatnya di desa Segoroyoso, Wonokromo Bantul. Daerah selatan Yogyakarta.
Denah rumahpun kami gak dapet. Maklum pas pembagian denah dari sekolah, mbak Sarah gak masuk. Jadinya sebagai penunjuk arah, kami pake SMS dari Bu Sita, bu gurunya mbak Sarah.
Sampe di rumah mas Reyhan, ternyata sudah cukup banyak yang hadir. Ada ibunya Yaya, ada Ibunya mas Faris, ada bu Emil guru SD Salman, ada Bu Sita, ada Ibunya mas Hilmi, ada bu Yessi. Menyusul kemudian mas Rifki dengan Ibunya, Mas Azhar dan ibundanya, mbak Dira dan ibundanya. Kalau dihitung total memang gak sebanyak waktu POMG di rumah mbak Yayak.
Beberapa tidak hadir karena mungkin ada keperluan.
Tes Seleksi Masuk SD
Hari Sabtu kemarin, 8 Maret 2008, mbak Sarah tes masuk ke SD IT Lukman Al Hakim.
Pagi-pagi kami berangkat, sekitar jam 8. Wah ternyata di sana sudah rame. Mami registrasi, dapet nomor antrian 64. Anak-anak nunggu di tenda depan kelas untuk dipanggil, wah lama juga ya ... nunggu sampe nomor 64. Eh ternyata banyak juga teman-teman di TK yang ketemu ikut tes juga.
Daya tampung SD Lukman tahun ini 4 kelas, total siswa 1128. Tapi yang daftar banyak banget, ada 184 (begitu kata bapak kepala Sekolah). Dari total kelas, 1 kelas sudah menjadi jatahnya TKIT Muadz bin Jabal. Maklum TK itu satu yayasan dengan SD Lukman. Sedangkan TK mbak Sarah, TKIT Salman Al Farisi beda yayasan. Jadilah 184 anak memperebutkan kursi untuk 3 kelas. Wah persaingan yang ketat.
Tibalah saatnya jua mbak Sarah dipanggil. Seperti biasa, dengan rasa percaya diri yang tinggi, gak takut, dia langsung masuk ke ruang tes. Di sana sudah menunggu para guru yang menjadi testernya.
Ada tiga topik yang dites: Calistung (Baca, Tulis, Hitung), BTAQ (Baca Tulis AlQuran) termasuk hafalan surat pendek, dan tes Kemandirian Siswa.
Mami dan Azka nunggu di luar kelas. Duduk-duduk di serambi kelas. Sesekali makan dan minum snak yang di bawa dari rumah.
Tes untuk mbak Sarah selesai hampir jam 12 siang, langsung kami ambil motor, terus pulang. Capek bener.
Sampe di rumah, mbak Sarah kami tanya, yang mana yang gak bisa. Jawabnya hafalan Al Kafirun. Katanya lupa karena ayatnya kebalik-balik.
Ya gak apa deh. Kalau rejekinya sekolah di situ, pasti diterima. Kalau gak diterima, cari sekolah lain, mungkin SDIT Salman Al Farisi.
Pagi-pagi kami berangkat, sekitar jam 8. Wah ternyata di sana sudah rame. Mami registrasi, dapet nomor antrian 64. Anak-anak nunggu di tenda depan kelas untuk dipanggil, wah lama juga ya ... nunggu sampe nomor 64. Eh ternyata banyak juga teman-teman di TK yang ketemu ikut tes juga.
Tibalah saatnya jua mbak Sarah dipanggil. Seperti biasa, dengan rasa percaya diri yang tinggi, gak takut, dia langsung masuk ke ruang tes. Di sana sudah menunggu para guru yang menjadi testernya.
Mami dan Azka nunggu di luar kelas. Duduk-duduk di serambi kelas. Sesekali makan dan minum snak yang di bawa dari rumah.
Tes untuk mbak Sarah selesai hampir jam 12 siang, langsung kami ambil motor, terus pulang. Capek bener.
Sampe di rumah, mbak Sarah kami tanya, yang mana yang gak bisa. Jawabnya hafalan Al Kafirun. Katanya lupa karena ayatnya kebalik-balik.
Ya gak apa deh. Kalau rejekinya sekolah di situ, pasti diterima. Kalau gak diterima, cari sekolah lain, mungkin SDIT Salman Al Farisi.
3/03/2008
Ulang Tahun
Kamis kemarin, 28 Februari 2008, mbak Sarah ultah ke 6.
Gak ada pesta ataupun tiup lilin, nasi kuningpun gak ada. Prihatin dulu deh mbak Sarah, harga-harga naik terus. Bapak perlu tabung duit buat sekolah mbak Sarah.
Happy Birthday.
Gak ada pesta ataupun tiup lilin, nasi kuningpun gak ada. Prihatin dulu deh mbak Sarah, harga-harga naik terus. Bapak perlu tabung duit buat sekolah mbak Sarah.
Happy Birthday.
Ngembaliin Formulir SD
Kamis kemarin, tanggal 28 Februari, mbak Sarah ngembaliin formulir SD. Rencananya mbak Sarah mau lanjut ke SD Lukman Al Hakim.
Pulang sekolah jam 11, mampir dulu ke SD Lukman Al Hakim. Sekolahnya nggak terlalu jauh dari rumah. Formulir kami serahkan, salinan dikembalikan kembali ke kami. Kami pun pulang.
Dan nanti balik lagi hari sabtu tanggal 8 Maret untuk tes masuk. Mudah-mudahan mbak Sarah diterima.
Pulang sekolah jam 11, mampir dulu ke SD Lukman Al Hakim. Sekolahnya nggak terlalu jauh dari rumah. Formulir kami serahkan, salinan dikembalikan kembali ke kami. Kami pun pulang.
Dan nanti balik lagi hari sabtu tanggal 8 Maret untuk tes masuk. Mudah-mudahan mbak Sarah diterima.
2/21/2008
Pengenalan Transportasi
Sekolah punya pelajaran tentang pengenalan transportasi. Siswa diajak untuk mengenal lebih dekat tentang moda-moda transportasi.
Kelas mbak Sarah dapet acara naik kereta Prameks jurusan Yogya - Solo. Sedangkan kelas Azka dapet jadwal kunjungan ke museum Dirgantara. Akhirnya berangkat sekolah pun kami harus antar terpisah. Azka kami antar ke sekolah sedangkan mbak Sarah kami antar ke stasiun Lempuyangan. Tapi alhamdulillah tempat-tempat itu mudah kami jangkau.
Wow senang sekali mereka. Pulang sekolah kami tanya ada apa aja ditempat itu. Terutama Azka yang baru kali pertama ke museum Dirgantara. Kalau mbak Sarah pernah naik Prameks jadi ceritanya gak banyak.
Kelas mbak Sarah dapet acara naik kereta Prameks jurusan Yogya - Solo. Sedangkan kelas Azka dapet jadwal kunjungan ke museum Dirgantara. Akhirnya berangkat sekolah pun kami harus antar terpisah. Azka kami antar ke sekolah sedangkan mbak Sarah kami antar ke stasiun Lempuyangan. Tapi alhamdulillah tempat-tempat itu mudah kami jangkau.
Wow senang sekali mereka. Pulang sekolah kami tanya ada apa aja ditempat itu. Terutama Azka yang baru kali pertama ke museum Dirgantara. Kalau mbak Sarah pernah naik Prameks jadi ceritanya gak banyak.
Ke Tante Wulan
Hari Ahad mau kemana? Biasanya kami jalan-jalan mencari suasana luar rumah. Kegiatan ini kami sering lakukan, apalagi kalau anak-anak yang minta. Terutama pergi ke tempat murah meriah gak ngabisin ongkos.
Ahad kali ini kami pergi ke tempat tante Wulan, kebetulan tante Wulan mau pindah ke rumah baru. Tadinya kami mau ke Ambarukmo Plaza, tapi setelah dipikir, pasti nanti kami beli macam-macam dan duit bisa habis. Jadilah kita ubah rencana jadi ke tempat tante Wulan.
Rumahnya gak jauh, ada di daerah seturan, tepatnya Perum APH. Dari rumah ambil arah ke utara hingga lewati selokan.
Disana kami disuguhi pula makan siang dan pulangnya dibawain duren. Wah enak.....
2/15/2008
Ketemu Teman Mami
Beli Baju Spiderman
Kemarin Azka pengen banget punya baju spiderman. Dengan segala senang hati, kami turuti keinginannya. Kami belanja di Gardena jalan Solo.
Tapi sayang, baju spiderman sudah habis. Tampaknya laris juga. Tapi ngga apa. Kami temukan baju Batman. Azka pun bisa menerima. Dan tampaknya dia senang juga.
Habis pulang dari Gardena, baju langsung dia pake. Bahkan tidurpun tidak dia lepas.
Woo... keren sekali dia.
Kumpulan POMG
Hari Ahad kemarin, kelasnya Mbak Sarah, B Anggur mengadakan pertemuan orang tua dan murid. Jami 10 pagi acara diadakan di tempat kediaman mbak Yayak. Rumahnya di daerah Banguntapan. Kami berangkat awal. Hampir seluruh orangtua datang di acara ini.
Tampaknya acara ini bagus juga, untuk mempererat persaudaraan antar orang tua siswa. Kami banyak ngobrol tentang perkembangan anak kami masing-masing. Menceritakan segala susah dan senangnya mendidik anak.
Tampaknya acara ini bagus juga, untuk mempererat persaudaraan antar orang tua siswa. Kami banyak ngobrol tentang perkembangan anak kami masing-masing. Menceritakan segala susah dan senangnya mendidik anak.
2/01/2008
Minta Naik Kereta
Minggu-minggu ini Azka entah kenapa pengin banget naik kereta. Pengen naik Prameks, naik Taksaka, naik Bisnis. Keinginan dia begitu kuat. Kami tidak mengerti apa alasan dia. Mungkin juga kami pernah janji keceplosan. Kami ingin mengajak dia naik Prameks pulang pergi Yogya - Solo tapi, alhamdulillah bulan ini keuangan kami sedang cukup sulit. Terpaksa kami tidak bisa menuruti permintaan dia.
Untuk mengatasi masalah itu. Kamis malem kemarin kami ajak dia ke Stasiun Tugu. Parkir bayar 1.500 kemudian bayar peron 1.500 untuk 2 orang totalnya 3 ribu saja. Kami cuma duduk-duduk mengamati lalu lalang orang di stasiun.
Kebetulan, ada kereta Taksaka yang siap berangkat jam 8 malam. Untuk beberapa lama kereta siap di jalur 3 sebelah selatan. Azka kami ajak aja masuk ke kereta, kemudian berjalan di lajur tengah-tengah tiap gerbong.
Lumayan mengobati keinginan dia. Tapi yang cukup merisaukan kami, Azka masih takut mendengan deru suara mesin kereta, terutama suara dari kereta pembangkit.
Untuk mengatasi masalah itu. Kamis malem kemarin kami ajak dia ke Stasiun Tugu. Parkir bayar 1.500 kemudian bayar peron 1.500 untuk 2 orang totalnya 3 ribu saja. Kami cuma duduk-duduk mengamati lalu lalang orang di stasiun.
Kebetulan, ada kereta Taksaka yang siap berangkat jam 8 malam. Untuk beberapa lama kereta siap di jalur 3 sebelah selatan. Azka kami ajak aja masuk ke kereta, kemudian berjalan di lajur tengah-tengah tiap gerbong.
Lumayan mengobati keinginan dia. Tapi yang cukup merisaukan kami, Azka masih takut mendengan deru suara mesin kereta, terutama suara dari kereta pembangkit.
1/23/2008
Ke Toko Buku
Ahad pagi mau kemana ya???
Kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Malioboro Mall. Disana kami rencananya mau lihat-lihta buku di Gramedia. Wah seneng sekali Sarah Azka. Sarah langsung masuk ke counter buku anak-anak. Dengan asiknya dia baca buku satu demi satu. Akhirnya satu buku dia pilih untuk kami beli. Azka milih celengan bentuk hamburger.

Puas di toko buku. Keluar dari toko buku ada odong-odong mini puter mall. Sarah Azka naik masing-masing satu kendaraan. Untuk dua kali puteran bayar 5 ribu saja. Selesai...Kami terus keluar, naik ke lantai 1 dan diluar ada counter mainan anak-anak. Sarah Azka beli satu mainan remote control harga 140 ribu.
Capek, lapar. Kami mampir makan siang di Texas Chicke habis 65 ribu saja. Jam 2 kami pulang. Wah capek sekali
Kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Malioboro Mall. Disana kami rencananya mau lihat-lihta buku di Gramedia. Wah seneng sekali Sarah Azka. Sarah langsung masuk ke counter buku anak-anak. Dengan asiknya dia baca buku satu demi satu. Akhirnya satu buku dia pilih untuk kami beli. Azka milih celengan bentuk hamburger.
Puas di toko buku. Keluar dari toko buku ada odong-odong mini puter mall. Sarah Azka naik masing-masing satu kendaraan. Untuk dua kali puteran bayar 5 ribu saja. Selesai...Kami terus keluar, naik ke lantai 1 dan diluar ada counter mainan anak-anak. Sarah Azka beli satu mainan remote control harga 140 ribu.
1/22/2008
Cukur Rambut
Senin ini, 21 Januari 2008, adalah pengalaman Azka yang paling berkesan. Inilah hari dia mau cukur rambut. Kami berempat berangkat ke tukang cukur langganan Bapak. Pak Darman di Jalan Solo. Kebetulan Bapak juga mau cukur. Nah bapak duluan dicukur sama Pak Darman, Azka nglihatin aja. Bapak selesai, barulah gantian Azka dicukur. Untungnya Pak Darman, telaten dan sabar. Bahkan bisa ngemong Azka. Maklum anak kecil, kalau dicukur, pasti kepalanya kesana-kemari. Kalau tukang cukurnya gak sabar, wah bisa marah itu dia.
Selesai cukur ada hadiah buat Azka, dan tentunya buat Mbak Sarah. Es cream.....ehm enak
Selesai cukur ada hadiah buat Azka, dan tentunya buat Mbak Sarah. Es cream.....ehm enak
Mengunjungi Mbah Dukri
Mbah Dukri, adiknya mbah Jakarta minggu-minggu ini ada di Yogyakarta. Sebagai pegawai PLN yang memasuki purna tugas, beliau sedang mengikuti Diklat Manajemen Otomotif. Beliau menginap di Hotel Airlangga Prawirotaman. Hari ini kami mengunjungi beliau.
Wah senang sekali Mbah Dukri, maklum, beliau baru punya cucu yang masih bayi. Jadi kehadiran Sarah & Azka sangat menyenangkan bagi beliau. Kami cukup lama bersama beliau hampir 2 jam-an. Bada magrib kami pulang. Tak lupa diberi "pecingan" + kaos dan topi.
Hari Sabtu Yang Sibuk
Sore harinya, jam 1/2 4 seperti biasa dia les Mathemagic di Pakuningratan sampe dengan jam 5 1/4 sore.
Subscribe to:
Posts (Atom)