5/21/2008

Isi Buku Gak Cocok untuk Buku Anak

Jalan-jalan ke Gramedia bareng Azka, pulang bawa buku pilihan Azka, judulnya Suatu Hari di Stasiun Kereta.

Buku ini bagus, kertasnya tebal jadi gak mudah sobek, gambar dan pewarnaan sangat variatif -jadi merangsang anak untuk tau lebih banyak, harganya cukup mahal juga Rp45.000, mungkin karena dibikin hardcover. Kenapa harganya cukup mahal, biasanya anak kami akan memilih buku bukan hanya 1-2 saja, sekali jalan ke toko buku, dia bisa pilih 6-10 buku. Kalau harga segitu dikalikan 5 buku, wah...cukup menguras kantong.

Bandingkan dengan harga buku terbitan Elexmedia yang judulnya Rahasia Ikan Paus, harganya Rp13.000, atau Rahasia Pesawat Jet terbitan Erlangga Kids yang harganya Rp21.000.

Tapi, yang kami sayangkan adalah dalam buku Sehari di Stasiun Kereta, buku ini juga mengkisahkan adanya sepasang kekasih yang akan berpisah di stasiun kereta. Secara tersirat buku ini mengajarkan perlunya berpacaran bagi dua orang lain jenis. Tentu tidak cocok kalau buku ini ditujukan untuk anak-anak.

Tambah Pinter dari Buku Anak-anak

Apakah ikan paus itu ikan? Apakah ikan paus bisa tidur? Apakah ikan paus hewan laut terbesar? Apakah ikan paus menyerang orang?

Ya... pertanyaan itu kami dapatkan jawabannya dari buku anak kami yang judulnya Seri Pengetahuan Hewan: Rahasia Ikan Paus terbitan Elexmedia. Buku ini pilihan mbak Sarah, ketika kami jalan-jalan ke toko buku Toga Mas di Galeria Mall Yogyakarta. Harganya murah cuma 13 ribu perak saja, kertasnya bagus, berwarna, cukup tebal.

Meskipun buku untuk anak-anak, kami ikut pula membacanya. Wow.. takjub, kami jadi tahu banyak tentang ikan paus. Pengetahuan tentang ikan paus ini belum pernah kami dapatkan sebelumnya.

Ternyata, ikan paus adalah hewan mamalia yang beda dengan ikan, misal, dia tidak punya insang, dia berenang dengan ekor horisontal kalau ikan vertikal, matanya punya kelopak sedang ikan tidak punya kelopak, dia melahirkan bukan bertelur, dia menyusui anaknya bukan membiarkan anaknya tumbuh sendiri, dia tidak bersisik tetapi kulitnya lentur seperti karet. Cocoknya ikan paus meski namanya ikan, bukanlah ikan, tapi hewanmamalia yang hidup di air.

Ikan paus juga tidak pernah tidur, karena setiap saat dia harus mengambil napas dari hidunyg dengan cara naik ke permukaan air. Ikan paus juga hewan laut terbesar, ikan paus biru ukuranya bisa sebesar 40 ekor gajah. Ikan paus juga bisa menyerang manusia, bila dia diganggu.

5/19/2008

Nonton Kontes Robot

Kemana pergi ahad kemaren? Sore ini kami bertiga, bapak, mbak Sarah dan Azka nonton kontes robot indonesia di UGM.
Habis sholat ashar kami berangkat, sampe di UGM (Graha Saba), sayang lomba robotnya udah selesai, kami hanya kebagian pameran robot saja. Masuk, bayar 3 ribu perak saja.

Di dalam gak banyak stand pameran robot. Yang menarik ada stand sekolah robot indonesia. Kami tanya-tanya kepada mereka. Ternyata pendidikan dimulai dari kelas 1 SD. Wah mbak Sarah jadi tertarik nih. Bayarnya 600 ribu untuk 5 bulan, begitu terus tiap levelnya.

Bisa dicoba nih buat mbak Sarah atau Azka kelak kemudian hari, paling tidak untuk melatih motorik dan logika mereka.

Secara umum, pameran robot kurang menarik bagi anak-anak kami, mungkin karena memang disainnya bukan buat anak-anak.

Gak apalah yang penting jalan-jalan.
Hidup Robot Indonesia.

POMG terakhir di Mataram Indah

Hari Ahad, 11 Mei 2008 kemarin, kembali kelas mbak Sarah mengadakan pendampingan orang tua.
Kali ini adalah kegiatan terakhir, karena bulan Juni udah tutup tahun. Karena terakhir, tempatnya agak beda, biasanya giliran di rumah-rumah murid, kali ini dipilih di RM Mataram Indah, di jalan Wonosari, selatan Jogjakarta.

Sekitar jam 9 pagi kami meluncur dari rumah menuju lokasi, berbekal ancer-ancer dari bu guru dan tengok kanan-tengok kiri selama perjalanan, akhirnya ketemu juga lokasinya. Bagus juga, gak terlalu luas, parkir yang cukup, tempat yang bersih dan mudah sekali terjangkau.

Ternyata kami nomor 1 tiba di lokasi. Kebetulan kami sampai bareng bu guru Bu Sita. Lihat-lihat sejenak sekalian nunggu teman-teman orang tua siswa. Wah banyak sekali ikan di kolam-kolam. Bahkan ada kolam yang isinya banyak ikan arwana.

Semua orang tua akhirnya berkumpul. Anak-anak diberi tempat tersendiri disamping tempat acara. Dan bahkan ada saja anak-anak yang berlarian kesana kemari, maupun main ayunan.

Seperti biasa acara dimulai pembukaan, lalu diisi tauziah oleh Pak Dedi, salah satu orang tua siswa. Acara berikutnya, penyampaian progres kemampuan anak-anak oleh bu guru (bu Yessi). Bu Yessi menyampaikan bahwa anak-anak hafalan surat sudah sampai Al Alaq ayat 8. Berikutnya acara yang mengharukan, penyampaian terimakasih dari orang tua kepada bu Guru, bahka bu Yessi sampai nangis karena terharu, takut tidak bisa ketemu lagi, karena nantinya anak-anak akan tersebar ke SD yang lain-lain.




Acara terakhir, makan bersama. Wah enak..

5/03/2008

Lomba Hafalan di SD Muh Bodon Kotagede

Sabtu ini, 3 Mei 2008, mbak Sarah kembali mewakili sekolah untuk ikutan lomba hafalan surat pendek di SD Muh Bodon Kotagede.

Pagi-pagi kami berangkat menyusuri jalanan ke arah Kotagede. Kota lama yang menyenangkan. Tiba di lokasi wah ... sudah rame banget. Registrasi dapet nomor urut 13, lumayan nunggunya gak terlalu lama.

Pesertanya banyak banget. Sambil nunggu lomba dimulai mami, Sarah dan Azka foto-foto dulu bertiga. Wah... Azka lucu banget. Pengumuman hasil lomba, habis sholat dzuhur. Karena nggak sabar, kami pulang dulu. Lapar dan haus kami obati dengan beli bakso dan minum teh botol.Rasanya kami pesimis dapet juara. Meski penampilan mbak Sarah nggak jelek, tapi tampaknya banyak juga yang lebih baik. Ngga apalah, bukan kalah atau menang yang kami cari, tapi percaya diri anak terhadap Al Qur'an itu yang kami utamakan.